Rabu, 19 Oktober 2011

Struktur Sistem Linux dan Windows


1. Struktur Sistem Operasi Linux

Kernel
Dalam sebuah perangkat komputer, kernel merupakan komponen inti dari sistem operasi yang berjalan dalam perangkat tersebut. Kernel bertugas untuk mengatur pembagian sumber daya sistem, komunikasi antara komponen hardware dan software.
Ada beberapa desain kernel :
Monolithic kernel
Micro kernel
Hybrid kernel
Exo kernel

Xwindows
linux tidak melulu text based dan tidak menarik bagi sebagian orang yang sudah lama di manjakan oleh GUI ala MS-Windows, tapi lunux juga memiliki interface berbasis grafik yang sangat powerfull dan dikenal dengan Xwindow system. Interface ini mendukung banyak aplikasi berbasis grafik dan sudah menjadi standar industri.

Shell
Shell adalah penterjemah (command line interpreter). Pada Linux disebut sebagai terminal. Perangkat lunak inilah yang menjadi jembatan antara user dengan sistem linux. User cukup memberikan perintah dan shell yang akan menanganinya. Perintah-perintah shelllinux dapatberupa. :
   -   perintah built-in. Perintah yang merupakan bagian internal dari shell.
   -   perintah eksternal. perintah yang bukan bagian internal dari shell (dapat berupa utilitas atau program aplikasi)
Shell, baik di linux maupun di UNIX digunakan untuk interaksi antara user dengan komputernya termasuk juga dalam mengontrol session UNIX dan pemrograman (scripting). UNIX shell menediakan sekumpulan instruksi khusus yang dapat digunakan untuk membuat program shell script. Ada beberapa jenis shell yang umum ditemukan dalam distro Linux, yakni : Bash dan tcsh

Utility
Utility adalah program yang telah disediakan sistem linux untuk melakukan tugas tertentu. jumlahnya banyak denagn fungsi yang beraneka ragam

KDE (K Desktop Environment)
erupakan salah satu windows manager di sistem operasi berbasis Unix. Pembuatan aplikasi yang berjalan di KDE harus mengikuti standar antarmuka yang ramah dan efisien bagi penggunanya. KDE adalah sebuah aplikasi desktop environment untuk sistem operasi berbasis UNIX ( Linux, freeBSD,dll). Fungsinya adalah untuk mengurangi  penggunaan command line yang mungkin terlalu rumit bagi pengguna yang awam di sistem operasi berbasis Unix tersebut, sehingga pengoperasiannya semudah mengoperasikan desktop pada windows.


2. Struktur Sistem Operasi Windows

>file manager
>Short-term scheduler
>Long-term scheduler
>Resource manager



Eksplorasi tentang
>Shell
>System call
>Command interpreter
>API (Aplication Programing Interface)


Shell

shell adalah penerjemah pada linux. Sering kali shell ini disebut sebagai terminal. perangkat lunax inilah yang akan menjadi jembatan antara user dan sistem linux. User cukup memberikan perintah dan shell yang akan menanganinya. perintah-perintah shell linux dapat berupa :

>perintah built-in merupakan bagian internal dari shell
>perintah eksternal perintah yang bukan bagian internal dari shell seperti utility dan aplikasi

baik pada linux maupun unix, shell digunakan untuk interaksi antara user dengan komputer termasuk juga mengatur sesion yang ada di unix dan pemrograman. unix shell menyediakan sekumpulan intruksi khusus yang digunakan untuk membuat shell script. ada beberapa jenis shell yang ditemukan di distro linux yakni bash dan tcsh.

System call

Mengenai shell, shell itu sendiri secara umum adalah layer yang berfungsi sebagai interface antara user dan inti dalam sistem operasi (kernel). Melalui shell, user dapat memberi perintah-perintah yang akan dikirim ke sistem operasi, sehingga shell ini merupakan layer yang menerima interaksi dari user secara langsung. Shell dalam SO secara umum dibagi menjadi 2, Command Line(CLI) dan Graphical(GUI). Jadi dengan kata lain, system calls berperan sebagai interface dalam layanan-layanan yang disediakan oleh sistem operasi.
Berikut ini adalah tipe system call :
        1. Manajemen Proses
        2. Manajemen Berkas
        3. Manajemen Piranti
        4. System Call Informasi/Pemeliharaan
        5. Komunikasi


Command interpreter

Adalah program yang berfungsi untuk membaca perintah dari user.stiap sistem operasi memiliki command interpreter yang berbeda disesuaikan dengan tujuan dan I/O devices yang digunakan.
Command-Interpreter  sangat bervariasi dari satu sistem operasi ke sistem operasi yang lain dan disesuaikan dengan tujuan dan teknologi I/O devices yang ada, diantaranya CLI, Windows, Pen-based (touch) dll.


API (Aplication Programing Interface)

Sistem ini mempunyai fungsi2 untuk menyederhanakan bahasa yang digunakan dalam sistem call dengan bahasa yang terstruktur dan mudah dipahami oleh seorang programer. Programer bisa menjalankan program API dalam sistem operasi mana aja asal sudah terinstal API nya dan lebih mudah dimengerti juga karena menggunakan bahasa yang terstruktur.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar